Panen Padi Forua Simaeasi Tembus 6,05 Ton per Hektar

Kepala Dinas Pertania Eka Setiaman Lomboe, S.P. (Tengah) 
bersama staf dan Petani sawah Forua Simaeasi

GELORA HUKUM - Dinas Pertanian Kabupaten Nias Barat kembali mencatat capaian menggembirakan di sektor pertanian. Panen padi sawah yang dilaksanakan di kawasan Sawah Forua Simaeasi (Rabu, 29 Juli 2026) berhasil menunjukkan peningkatan produktivitas yang sangat signifikan, dengan estimasi hasil panen mencapai 6,05 ton per hektar, jauh melampaui capaian sebelumnya yang hanya sekitar 1,5 hingga 2,5 ton per hektar.

 

Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias Barat, Eka Setiaman Lomboe, S.P., didampingi para Kepala Bidang, staf Dinas Pertanian, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Panen sampel dilakukan di lahan milik A. Elsa Hulu, yang merupakan petani sawah binaan pertama Dinas Pertanian.


Selain melaksanakan panen ubinan sebagai dasar perhitungan produktivitas, tim teknis juga melakukan pengujian tingkat keasaman (pH) tanah. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan kualitas lahan yang sangat baik, di mana pH tanah saat ini mencapai 6,7, meningkat dari kondisi sebelumnya yang hanya 5,0. Kondisi tersebut menandakan tanah telah berada pada tingkat keasaman yang ideal untuk pertumbuhan tanaman padi sehingga mampu meningkatkan penyerapan unsur hara secara optimal.

 

Berdasarkan hasil pengukuran ubinan dan perhitungan teknis menggunakan metode standar Dinas Pertanian, produktivitas lahan diperkirakan mencapai 6,05 ton gabah per hektar. Pencapaian ini berarti terjadi peningkatan hasil panen lebih dari dua kali lipat dibandingkan produktivitas sebelumnya, sekaligus menjadi salah satu capaian terbaik yang pernah diraih 25 tahun terakhir di kawasan Sawah Forua Simaeasi.

Kepala Dinas Pertania Eka Setiaman Lomboe, S.P. (Samping kanan) 
dan Kabid teknis bersama Petanian

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias Barat, Eka Setiaman Lomboe, S.P., menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara penerapan teknologi budidaya, pengelolaan tanah yang tepat, pemupukan berimbang, serta pendampingan intensif dan kepatuhan para petani mengikuti arahan dari para penyuluh pertanian."Keberhasilan ini menunjukkan bahwa jika petani didampingi dan petani menerapkan rekomendasi teknis dengan baik, maka produktivitas padi dapat meningkat secara signifikan. Kami berharap keberhasilan A. Elsa Hulu menjadi motivasi dan contoh bagi petani lainnya untuk bersama-sama meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Nias Barat," ujarnya.

 

Ke depan, Dinas Pertanian Kabupaten Nias Barat berkomitmen untuk terus memperluas program pendampingan, meningkatkan kapasitas petani, serta mendorong penerapan inovasi pertanian yang berkelanjutan agar produktivitas padi terus meningkat dan mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Nias Barat, tegas Kadis.

Pengujian tingkat keasaman (pH) tanah dan pengolahan hasil panen

Mewakili Petani, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, M.Si., atas perhatian dan dukungannya terhadap kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Nias Barat. Terima kasih juga kepada Kepala Dinas Pertanian, Eka Setiaman Lomboe, S.P., beserta seluruh jajaran yang secara konsisten mendampingi kami dari pengolahan lahan hingga panen. terbukti mampu meningkatkan hasil panen kami. Saya berharap program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak petani yang sejahtera, dan kepada teman teman petani lainnya mungkin ada yang mengalami hasil panennya tidak memuaskan berharap agar kedepan kita tetap konsisten mengikuti arahan dari Dinas Pertanian, ujar A. Elsa Hulu. (Tim-red)

Komentar Anda

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1