Pegawai Dinas Pendidikan Sumut, Faisal, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat alat berat jenis excavator sedang melakukan pekerjaan penimbunan tanah setinggi dua meter di area Asrama Putra. Ruang gerak yang terbatas membuat bucket excavator secara tidak sengaja menyenggol bagian DPT sepanjang kurang lebih 32 meter.
"Bukan roboh, tetapi retak pada bagian DPT-nya karena terkena bucket excavator. Saat itu di area Asrama Putra sedang dilakukan pekerjaan penimbunan setinggi dua meter," ujar Faisal saat dikonfirmasi media, Jumat (4/9/2026).
Faisal menambahkan, karena konstruksi beton tembok yang tersenggol tersebut masih dalam proses pengerjaan dan belum kering sempurna, benturan menyebabkan keretakan pada struktur sepanjang puluhan meter. Demi menjaga mutu dan keselamatan, bagian tembok yang retak tersebut diputuskan untuk dibongkar total.
"Bagian yang terkena bucket itu tetap dibongkar dan dibangun kembali dengan kualitas yang sama sesuai standar kontrak pembangunan," tegasnya. (Suwarno)



Posting Komentar